Pengangkatan K.H. Hendra Zainuddin Sebagai Mursyid Toriqoh Oleh K.H. Achmad Chalwani
Live Video



Kontak Person:
Ust. Halimi: 081271868060
Ust. Ahmadi Nejad: 081278575477
January 2018
S M T W T F S
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Counter Visitor

Total Visitor todays: 27
Total Visitor yesterdays: 33
Total Visitor bulan ini: 493
Visitors Online: 5
Total Visitor: 115071

IMG-20170928-WA0002 IMG-20170928-WA0000 IMG-20170928-WA0001 IMG-20170918-WA0001 IMG-20170918-WA0002 IMG-20170918-WA0003 IMG-20170918-WA0005 21369119_2028665090690721_4292527398408628213_n 21369482_2028665264024037_4740794371314801778_n 21314818_2028665084024055_3387195230877157201_n 21463164_2028665340690696_1611132587812917610_n 21317732_2028664684024095_6208196708513158944_n

Ratusan siswa Madarasah Ibtidaiyah (MI) Pesantren Aulia Cendekia, menggelar acara membasuh kaki ibu. Hal itu dalam rangka memperingati Hari Ibu agar para anak didik yang menempuh pendidikan di lembaga tersebut selalu mengenang perjuangan sang ibu yang selama ini telah merawat tanpa ada pamrih.

Kegiatan membasuh kaki ibu merupakan kegiatan rutin tiap tahun, sehingga kegiatan itu dapat mengingatkan bagi semuanya terutama siswa untuk berbakti kepada ibu. Sebab memang perlu ditanamkan sejak dini agar kedepan para siswa tetap berbakti dan selalu menghargai perjuangan sang ibu.

“Dalam kegiatan ini ada sekitar 200 siswa yang menempuh pendidikan di lembaga ini membasuh kaki ibu dalam rangka memperingati Hari Ibu. Ini merupakan pembelajaran terhadap anak didik kita bahwa ibu yang sangat berperan dalam hal pendidikan,”.

Kepala Madrasah Ibtidaiyyah Pesantren Aulia Cendekia Ust. Zulkifli  mengatakan, bahwa dalam momentum ini memang sangat tepat untuk mengingat seberapa besar perjuangan seorang ibu, sehingga anak yang telah di didik sampai tidak mudah melupakan perjuangan sang ibu yang sudah merawat sejak dari kandungan hingga menjadi orang dewasa. Makanya jasa seorang ibu sangat besar dan tidak boleh dilupakan begitu saja, agar kelak anak-anak tersebut bisa menjadi anak soleh dan soleha.

“Tempat pendidikan pertama adalah ibu, maka masa depan anak itu tergantung pada ibunya. Jadi saat sekarang sangat tepat untuk membuat karakter agar taat dan tunduk kepada ibu,” jelasnya.

Tidak bisa dipungkiri, perjuangan panjang seorang ibu patut dihargai oleh sang anak, karena keikhlasan serta kesabaran sang ibu dalam merawat anaknya sejak lahir hingga dewasa tidak pernah mengeluh, sehingga bagimanapun anak harus tunduk kepada ibu supaya kelak menjadi orang yang baik.



Tenaga Pendidik
K.H. Saiful Wardi,S.Th.I K. Matlawi, S.Th.I K.Sarwin,S.Ud K.H. Muslih Bashori Rustam Effendi,S.Ud Dumyati,S.Pd.I Joni Saputra al-Hafidz Munir,S.Pd.I Dzulkifli Ikang Fauzi,S.Ud Pak Mursal,S.Pd.I Ust. Achmad Fauzi


JAM BUKA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan :
Senin - Kamis
08.00-16.00
Sabtu
08.00-16.00