Pengangkatan K.H. Hendra Zainuddin Sebagai Mursyid Toriqoh Oleh K.H. Achmad Chalwani
Live Video



Kontak Person:
Ust. Halimi: 081278300119
Ust. Ahmadi Nejad: 082337881513
November 2019
S M T W T F S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Counter Visitor

Total Visitor todays: 26
Total Visitor yesterdays: 112
Total Visitor bulan ini: 3208
Visitors Online: 1
Total Visitor: 152960

Dalam mewujudkan Indonesia damai, Letkol Inf Honi Havana, M. MDS Palembang menggelar Dzikir dan Do’a untuk Indonesia Damai, sekaligus tausiyah Wawasan Kebangsaan dan Bela negara untuk santri oleh Letkol Inf Honi Havana, M. MDS di Gedung Utama Pesantren Aulia Cendekia kampus A. Kamis (16/05/19).

Pembuka acara diawali dengan pembacaran surah yasin bersama, yang kemudian ditutup dengan doa untuk keselamtan Bangsa Indonesia. Sementara itu, dalam lantunan doanya, Abah Syamsuddin Sadiman, meminta pertolongan kepada Allah SWT agar Negara Indonesia diberikan kedamaian dan dijauhkan dari marabahaya. Dengan penuh harap, beliau dan para jama’ah juga meminta agar generasi muda Indonesia diselamatkan dari hal-hal yang merusak akhlak generasi muda. 

Adapun Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Aulia Cendekia. K.H. Hendra Zainudin dalam sambutannya beliau berhrap. “Semoga Indonesia selalu damai dan aman. Semoga Allah Swt menjaga dan menyelamatkan para generasi bangsa dari bahaya pergaulan bebas dan terhindar dari kemajuan teknologi disalah gunakan.

Letkol Inf Honi Havana, melihat generasi muda Indonesia saat ini mulai kehilangan jatidiri. Hal tersebut terlihat telah menurunnya rasa cinta tanah air dan rasa rela berkorban. Ditambah lagi dengan menurunnya pemahaman terhadap pancasila, menurunnya rasa tidak mengenal menyerah, dan hilangnya kemampuan awal belanegara.  Ini menyebabkan mulai terkikisnya nasionalisme dan munculnya fenomena bergesernya nilai ke Indonesian dengan semakin maraknya konflik horizontal, melemahnya akhlak dan moral, kurangnya toleransi hingga hilangnya kemandirian bangsa. Sehingga perlu dibangun wawasan kebangsaan sebagai anak bangsa untuk membentuk ikatan yang kokoh antar anak bangsa. 

Dengan membangun kebersamaan maka akan berfikir bersama jauh kedepan untuk menuju kemandirian bangsa. Letkol Inf Honi Havana, menyebutkan setidaknya generasi muda memahami tiga komponen utama yang digunakan sebagai pondasi dan pilar  wawasan kebangsaan yaitu rasa kebangsaan, faham kebangsaan serta semangat kebangsaan.

Letkol Inf Honi Havana menambahkan, bahwa masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa Bela Negara merupakan tugas tentara saja. Padahal sikap bela negara bukan semata-mata tugas TNI, namu merupakan kewajiban seluruh warga negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI degan berdasar pada Pancasila dan UUD 1945. Bela negara dapat dilakukan sesuai dengan kemapuan maupun profesinya dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Tiga prinsip utama dalam belanegara menurut beliau adalah menjaga kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah serta menjaga keselamatn bangsa. Maka, untuk membangun dan menumbuhsadarkan sikap bela negara haruslah ditanamkan sejak dini terutama untuk para pelajar, karena hal inilah dapat membentengi generasi muda dari memudarnya kesadaran dari sikap bela negara dalam dirinya.




JAM BUKA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan :
Senin - Kamis
08.00-16.00
Sabtu
08.00-16.00