Pengangkatan K.H. Hendra Zainuddin Sebagai Mursyid Toriqoh Oleh K.H. Achmad Chalwani
Live Video



Kontak Person:
Ust. Halimi: 081278300119
Ust. Ahmadi Nejad: 082337881513
April 2018
S M T W T F S
« Mar    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Counter Visitor

Total Visitor todays: 29
Total Visitor yesterdays: 37
Total Visitor bulan ini: 521
Visitors Online: 2
Total Visitor: 117301

hendra_brosur Penyerahan_sinarmas PG_Silat sosialisasi_2 Kapolda_sambutan_pimpinan Sfc_sambutan_Pimpinan Kunjungan_Arrahman_2 bela_negara_1 1519568240666 makesta IMG-20170928-WA0002 IMG-20170928-WA0000

Majelis Shalat Tasbih
(H. Hendra Zainuddin, M.Pd.I)

Pengertian Shalat Tasbih
Shalat sunnat tasbih adalah shalat sunnat empat raka’at yang di dalamnya ada bacaan tasbih sebanyak 300 kali dan setiap raka’atnya ada bacaan tasbih sebanyak 75 kali, yang dikerjakan paling tidak minimal sekali seumur hidup. Tetapi jika mampu boleh mengerjakannya setahun sekali, sebulan sekali, seminggu sekali atau setiap malam sekali.
Tata Cara dan Lafaz Shalat Tasbih
Shalat tasbih bisa dikerjakan dengan dua cara:
1. Dikerjakan di siang hari yakni empat rakaat satu salam.
2. Dikerjakan di malam hari yakni empat rakaat dengan dua salam, yaitu tiap dua rakaat dengan satu salam.
Lafaz niat empat rakaat:

اُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَي. اَللهُ أَكْبَرْ

USHOLLI SUNNATAL TASBIIHI ARBA’A RAKA’AATIN LILLAAHI TA’AAL, ALLAHU AKBAR
“Sengaja aku shalat sunnat tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala”
Lafaz niat dua rakaat:

اُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكَعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَي. اَللهُ أَكْبَرْ

USHOLLI SUNNATAL TASBIIHI ARBA’A RAKA’ATAIN LILLAAHI TA’AAL, ALLAHU AKBAR
“Sengaja aku shalat sunnat tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala”.
– Kemudian setelahnya membaca Tasbih sebanyak 15 kali dengan lafaz:

سُبْحَانَ اللهِِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرْ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.

SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAHA ILLLALLAHU AKBAR WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZHIIM.
– Lalu membaca surat al-faatihah beserta surat dan dilanjutkan membaca tasbih lagi sebanyak 10 kali.
– Kemudian ruku’ dan membaca tasbih sebanyak 10 kali
– Ketika I’tidal membaca tasbih 10 kali
– Kemudian Sujud membaca tasbih 10 kali dan ketika Duduk di antara dua Sujud membaca tasbih 10 kali
– Dan sujud membaca tasbih 10 kali
– Dan adapun duduk setelah sujud terakhir tidak membaca tasbih.
Surat yang dibaca setelah membaca surat al-faatihah adalah:
– Pada raka’at pertama membaca surat “at-takaatsur”
– Pada raka’at kedua membaca surat “al-‘ashr”
– Pada raka’at ketiga membaca surat “al-kaafiruun”
– Pada raka’at keempat membaca surat “al-ikhlash”
Baca Himah dan Keutamaan Shalat Tasbih
Lihat Jadwal



Tenaga Pendidik
K.H. Saiful Wardi,S.Th.I K. Matlawi, S.Th.I K.Sarwin,S.Ud K.H. Muslih Bashori Rustam Effendi,S.Ud Dumyati,S.Pd.I Joni Saputra al-Hafidz Munir,S.Pd.I Dzulkifli Ikang Fauzi,S.Ud Pak Mursal,S.Pd.I Ust. Achmad Fauzi


JAM BUKA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan :
Senin - Kamis
08.00-16.00
Sabtu
08.00-16.00