Pengangkatan K.H. Hendra Zainuddin Sebagai Mursyid Toriqoh Oleh K.H. Achmad Chalwani
Live Video



Kontak Person:
Ust. Halimi: 081271868060
Ust. Ahmadi Nejad: 081278575477
January 2018
S M T W T F S
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Counter Visitor

Total Visitor todays: 37
Total Visitor yesterdays: 42
Total Visitor bulan ini: 314
Visitors Online: 1
Total Visitor: 114892

IMG-20170928-WA0002 IMG-20170928-WA0000 IMG-20170928-WA0001 IMG-20170918-WA0001 IMG-20170918-WA0002 IMG-20170918-WA0003 IMG-20170918-WA0005 21369119_2028665090690721_4292527398408628213_n 21369482_2028665264024037_4740794371314801778_n 21314818_2028665084024055_3387195230877157201_n 21463164_2028665340690696_1611132587812917610_n 21317732_2028664684024095_6208196708513158944_n

Majelis Shalat Tasbih
(H. Hendra Zainuddin, M.Pd.I)

Pengertian Shalat Tasbih
Shalat sunnat tasbih adalah shalat sunnat empat raka’at yang di dalamnya ada bacaan tasbih sebanyak 300 kali dan setiap raka’atnya ada bacaan tasbih sebanyak 75 kali, yang dikerjakan paling tidak minimal sekali seumur hidup. Tetapi jika mampu boleh mengerjakannya setahun sekali, sebulan sekali, seminggu sekali atau setiap malam sekali.
Tata Cara dan Lafaz Shalat Tasbih
Shalat tasbih bisa dikerjakan dengan dua cara:
1. Dikerjakan di siang hari yakni empat rakaat satu salam.
2. Dikerjakan di malam hari yakni empat rakaat dengan dua salam, yaitu tiap dua rakaat dengan satu salam.
Lafaz niat empat rakaat:

اُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَي. اَللهُ أَكْبَرْ

USHOLLI SUNNATAL TASBIIHI ARBA’A RAKA’AATIN LILLAAHI TA’AAL, ALLAHU AKBAR
“Sengaja aku shalat sunnat tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala”
Lafaz niat dua rakaat:

اُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكَعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَي. اَللهُ أَكْبَرْ

USHOLLI SUNNATAL TASBIIHI ARBA’A RAKA’ATAIN LILLAAHI TA’AAL, ALLAHU AKBAR
“Sengaja aku shalat sunnat tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala”.
– Kemudian setelahnya membaca Tasbih sebanyak 15 kali dengan lafaz:

سُبْحَانَ اللهِِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرْ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.

SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAHA ILLLALLAHU AKBAR WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZHIIM.
– Lalu membaca surat al-faatihah beserta surat dan dilanjutkan membaca tasbih lagi sebanyak 10 kali.
– Kemudian ruku’ dan membaca tasbih sebanyak 10 kali
– Ketika I’tidal membaca tasbih 10 kali
– Kemudian Sujud membaca tasbih 10 kali dan ketika Duduk di antara dua Sujud membaca tasbih 10 kali
– Dan sujud membaca tasbih 10 kali
– Dan adapun duduk setelah sujud terakhir tidak membaca tasbih.
Surat yang dibaca setelah membaca surat al-faatihah adalah:
– Pada raka’at pertama membaca surat “at-takaatsur”
– Pada raka’at kedua membaca surat “al-‘ashr”
– Pada raka’at ketiga membaca surat “al-kaafiruun”
– Pada raka’at keempat membaca surat “al-ikhlash”
Baca Himah dan Keutamaan Shalat Tasbih
Lihat Jadwal



Tenaga Pendidik
K.H. Saiful Wardi,S.Th.I K. Matlawi, S.Th.I K.Sarwin,S.Ud K.H. Muslih Bashori Rustam Effendi,S.Ud Dumyati,S.Pd.I Joni Saputra al-Hafidz Munir,S.Pd.I Dzulkifli Ikang Fauzi,S.Ud Pak Mursal,S.Pd.I Ust. Achmad Fauzi


JAM BUKA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan :
Senin - Kamis
08.00-16.00
Sabtu
08.00-16.00