Pengangkatan K.H. Hendra Zainuddin Sebagai Mursyid Toriqoh Oleh K.H. Achmad Chalwani
Live Video



Kontak Person:
Ust. Halimi: 081278300119
Ust. Ahmadi Nejad: 082337881513
August 2018
S M T W T F S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Counter Visitor

Total Visitor todays: 2
Total Visitor yesterdays: 33
Total Visitor bulan ini: 222
Visitors Online: 1
Total Visitor: 119969

[psc_print_post_grid]


Palembang-Humas
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin secara resmi melantik Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Pondok Pesantren Sumsel (Forpess) masa khidmat 2012-2015 di Griya Agung, Palembang, Jumat sore, 3 Februari 2012. Acara pelantikan dihadiri Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM, Kapolda Sumsel Irjen Polisi Dikdik Mulyana Arief Mansur, Ketua MUI Sumsel KH Muhammad Sodikun, Sultan Palembang, para kyai, dan ustazd dari 15 kabupaten/kota di Sumsel.
Dalam sambutannya, Alex mengaku selama ini belum banyak berbuat untuk pondok pesantren (ponpes) di Sumsel. Oleh sebab itu, dia bertekad membuka lapangan usaha bagi ponpes sehingga dapat menghidupi dirinya sendiri.
“Cita-cita saya dari dulu adalah memberi ‘kail’, bukan ikan. Dengan demikian pesantren tidak hanya berharap dari bantuan pemerintah yang datangnya sekali setahun. Apalagi jumlahnya tidak seberapa karena harus dibagi untuk 300 pesantren yang ada di Sumsel,” jelas Alex.
Usaha yang dimaksud Alex adalah perkebunan karet dengan luas minimal 100 hektar. Perkebunan itu nantinya dikelola bersama oleh pesantren di mana Forpess bertindak sebagai fasilitator. “Dengan luas 100 hektar, maka uang yang dihasilkan per bulan sekitar Rp250 juta. Jika masih kurang, kita akan buka lahan yang lebih luas lagi,” tutur Alex.
Masih soal bantuan, Alex mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah menyiapkan 260 sepeda motor untuk ponpes yang tergabung dalam Forpess. Ke depan, dia berpikir untuk memberi bantuan mobil kepada Ponpes. “Motornya sudah siap, tapi tentu tidak akan langsung dibagikan hari ini,” tambah Alex.
Sementara itu, Ketua Umum Forpess Drs Hendra Zainuddin M.Pd.I mengatakan, ada tiga agenda besar yang akan dilakukan Forpess setelah dilantik Gubernur Sumsel. Pertama adalah peningkatan sektor ekonomi ponpes. Menurut Hendra, perekonomian di pesantren harus lebih ditingkatkan.
“Kita telah melakukan MoU dengan Dinas Koperasi, UKM Provinsi Sumsel, di mana kita akan mendirikan koperasi di semua pesantren di Sumsel. Diharapkan dengan adanya koperasi, tingkat ekonomi pesantren bisa lebih meningkat,” kata Hendra.
Kedua masalah manajemen. Manajemen ponpes akan dilatih secara professional. Kelemahan di manajemen pimpinan ponpes akan dikurangi, sehingga nantinya ponpes memiliki manajemen pesantren modern. Ketiga, santri diharapkan bisa lebih meningkatkan prestasi di dunia olahraga. “Dalam waktu dekat kita akan menggelar kompetisi basket antarpesantren. Selain itu, kita juga ingin kegiatan pramuka di pesantren bisa lebih maju lagi,” tutupnya. (qudus)



Tenaga Pendidik

JAM BUKA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan :
Senin - Kamis
08.00-16.00
Sabtu
08.00-16.00