Pengangkatan K.H. Hendra Zainuddin Sebagai Mursyid Toriqoh Oleh K.H. Achmad Chalwani
Live Video



Kontak Person:
Ust. Halimi: 081278300119
Ust. Ahmadi Nejad: 082337881513
April 2018
S M T W T F S
« Mar    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Counter Visitor

Total Visitor todays: 22
Total Visitor yesterdays: 46
Total Visitor bulan ini: 436
Visitors Online: 1
Total Visitor: 117216

hendra_brosur Penyerahan_sinarmas PG_Silat sosialisasi_2 Kapolda_sambutan_pimpinan Sfc_sambutan_Pimpinan Kunjungan_Arrahman_2 bela_negara_1 1519568240666 makesta IMG-20170928-WA0002 IMG-20170928-WA0000

Muhadoroh atau latihan pidato adalah salah satu  kegiatan ekstra kurikuler yang ada di pesantren Aulia Cendekia.

Kegiatan yang dilaksanakan tiap malam  minggu ini bertujuan menjadi media untuk meningkatkan bakat para santri untuk berani bicara di depan umum bahkan diharapkan dapat mencetak seorang da’I yang profesional.

Kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh santri ini sudah lama berlangsung sejak awal berdirinya Pesantren Aulia Cendekia.

Menjadi seorang da’I yang profesional bukanlah hal yang mudah atau instan, karena sangat membutuhkan kebiasaan, keberaninan dan ketekunan selain memiliki wawasan yang luas.

Terus membiasakan berbicara di depan umum merupakan salah satu modal untuk menjadi seorang da’I, karena dengan terus berlatih dan berlatih akan menanamkan kebiasan mempunyai mental yang kuat ketika berada di depan orang banyak.

Sudah menjadi anggapan umum bahwa seorang alumni lulusan pesantren adalah pandai berpidato walaupun anggapan ini tidak seratus persen benar, karena terbukti tidak sedikit juga alumni pesantren justru kurang memiliki keberanian berbicara di depan umum atau berpidato.

Salah satu penyebab hal ini terjadi adalah karena kurangnya latihan dan membiasakan berbicara di depan umum, oleh sebab keberanian berbicara di depan umum harus terus dibiasakan sehingga benar-benar menjadi sebuah kebiasaan.

Penulis terus teringat pesan dari seorang kiai Pimpinan Pesantren Al-Amien Prenduan, beliau mengatakan: bahwa seorang pemimpin itu bisa dicipatakan. Nah dari kata inilah bahawa  tidak menutup kemungkinan bahwa seorang da’I juga bisa diciptakan. Yang tentunya banyak hal yang harus diperhatikan diantaranya, kebiasan, latihan, dan dukungan dari semua pihak.

Namun yang perlu diingat bahwa latihan pidato atau muhadoroh ini hanyalah salah satu dari banyak kegiatan yang membantu tercapaiknya pendidikan formal. Oleh sebab itu kita tidak boleh teralihkan apa lagi lalai dari kegiatan-kegiatan formal (KBM).

Maka dari itu kegiatan ekstra kulikuler ini ditutup sementara ketika jelang ujian berlangsung. Seperti di bawah ini adalah dokumentasi dari kegiatan penutupan muhadoroh atau latihan pesantren.



Tenaga Pendidik
K.H. Saiful Wardi,S.Th.I K. Matlawi, S.Th.I K.Sarwin,S.Ud K.H. Muslih Bashori Rustam Effendi,S.Ud Dumyati,S.Pd.I Joni Saputra al-Hafidz Munir,S.Pd.I Dzulkifli Ikang Fauzi,S.Ud Pak Mursal,S.Pd.I Ust. Achmad Fauzi


JAM BUKA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan :
Senin - Kamis
08.00-16.00
Sabtu
08.00-16.00