Pengangkatan K.H. Hendra Zainuddin Sebagai Mursyid Toriqoh Oleh K.H. Achmad Chalwani
Live Video



Kontak Person:
Ust. Halimi: 081278300119
Ust. Ahmadi Nejad: 082337881513
June 2018
S M T W T F S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Counter Visitor

Total Visitor todays: 15
Total Visitor yesterdays: 31
Total Visitor bulan ini: 367
Visitors Online: 1
Total Visitor: 118810

[psc_print_post_grid]

Tanda-tanda bahwa Allah jauh dari hamba-Nya adalah bahwa apabila si hamba sibuk dengan sesuatu selain dari-Nya. Seseorang yang umurnya telah lebih dari empatpuluh tahun dan kebaikannya lebih sedikit dibandingkan keburukannya, maka tempatnya telah disediakan di neraka yang kekal abadi.

Inganlah bahwa nasehat itu mudah, tetapi sulit untuk dilaksanakan, karena ia bertentangan dengan kehendak manusia yang suka menuruti hawa nafsunya. Hal-hal yang terlarang sangat disenangi oleh hati,terutama oleh orang-orang yang hanya mencari pengetahuan lahiriah, yang sibuk dengan dirinya sendiri, atau oarng yang mengejar kemegahan dunia.

Boleh saja engkau menginginkan hidup selama-lamanya, tetapi ingatlah bahwa kematian pasti datang. Cintailah apa saja yang engkau inginkan, tetapi engkau pasti akan berpisah dengannya, lakukan apa saja yang engkau inginkan, tetapi engkau akan menerima balasannya.

Tentang diam: Lidah kita memiliki cacat, kata Sa’ad, yakni seringkali kita mengatakan tentang hal-hal yang harus dirahasiakan. Lidah kita sering kali terkunci pada saat kita harus berbicara. Dengan demikian kebajikan adalah keseimbangan antara berbicara dan diam, pada umumnya kebajikan terletak dalam diam. Apabila sebuah toko dikunci, tak seorang pun yang akan mengetahui apakah si pedagang menjual permata atau perhiasan murah. Berbicara sama dengan menunjukkan diri sendiri. Kata-kata yang diucapkan tidak dapat lebih tinggi daripada tingkatan berpikir. Kata-kata yang diucapkan menunjukkan jalan pikiran. Oleh karena itu, orang yang ingin menunjukkan apa yang ada dalam dirinya, ia dapat melakukannya dengan baik apabila ia mau merenungkan tentang apa yang ada dalam dirinya sebelum ia berbicara kepada orang lain. Demikian pula, betapapun dalamnya pemikiran kita, atau fasihnya bicara kita, dua prinsip hendaknya dipegang dalam berbicara. Yakni berpikir sebelum berbicara, dan menghentikan pembicaraan sebelum pendengar bertaka, “cukup!”.

Setiap musuh mungkin bisa berubah menjadi seorang teman melalui tindakan yang bijak, kecuali nafsu badaniyah, semakin engkau bersikap lunak, maka semakin banyak ia menuntut.

Sebuah gagasan (pemikiran) yang ingin engkau rahasiakan, jangan veritakan kepada seseorang, betapapun engkau mempercayainya karena jika engkau sendiri tidak dapat menyimpan rahasiamu, jangan berharap orang lain dapat lebih baik darimu (dalam menjaga rahasia). Lebih baik berhati-hati terhadap keintiman seseorang daripada berkata kepada orang lain, kemudian mengharapkan agar mereka mau menyimpan rahasia. Jangan berkata kepada siapa pun apa yang engkau tidak ingin setiap orang mengetahuinya. Ingat, tempat terbaik untuk menghentikan aliran arus adalah pada mata airnya.

Oleh karena tubuh manusia dimuliakan oleh jiwanya, pakaian yang cantik (bagus) tidak menjamin ketampanan (kebagusan)-nya. Jika ketampanan dinilai dengan bentuk mata, telinga, mulut dan hidung, maka di manakah letak perbedaan antara manusia dan lukisan dinding? Jadilah manusia yang hidup di alam kenyataan, karena saya mengetahui seekor burung yang dapat menirukanmu berbicara dengan kata-kata.



Tenaga Pendidik

JAM BUKA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan :
Senin - Kamis
08.00-16.00
Sabtu
08.00-16.00