Ziarah Kubur Pimpinan Pesantren dan Santri Aulia Cendekia

Ziarah kubur ke makam para wali maupun keluarga bagi warga NU memang tidak melulu diartikan sebagai ritual sunnah keagamaan saja. Ziarah kubur, apalagi ke makam auliya dan pahlawan bangsa juga dimaknai sebagai wujud terima kasih dan penghormatan kepada mereka yang semasa hidupnya telah banyak menyumbangkan jasa dan kebaikan kepada umat yang manfaatnya masih dirasakan oleh generasi sekarang.

Penanaman nilai-nilai luhur seperti itu pula yang hendak ditanamkan Pesantren Aulia Cendekia, kepada para santrinya dengan kegiatan ziarah tiap tahun dengan tujuan makam yang berbeda-beda.

Pengasuh Pesantren Aulia Cendekia K.H. Hendra Zainuddin mengatakan, ziarah kubur ini merupakan pembelajaran bagi para santri tentang pentingnya menjaga tradisi positif para ulama salaf, serta pentingnya menghargai jasa para pendahulu yang telah wafat. “Juga membiasakan santri menjalankan laku ikhtiar batin di samping dhahir, memohon kepada Allah agar bisa bahagia dan selamat dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat,” Tambah beliau kepada para santrinya.