Soan Santri Aulia Cendekia kepada para Ulama

Pendidikan Spiritual sangat ditekankan kepada para santrinya oleh Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Aulia Cendekia KH. Hendra Zainuddin. Karena memuliakan para ulama dan guru merupakan wasilah bagi turunnya keberkahan ilmu itu sendiri. Oleh sebab itu beliau selalu mengingatkan kepada para santrinya untuk terus melakukan silaturahmi kepada para guru untuk mendapatkan keberkahan ilmunya.

Sowan adalah tradisi santri berkunjung kepada kyai dengan harapan mendapatkan petunjuk atas sebuah permasalahan yang diajukannya, atau mengharapkan doa dari kyai atau sekedar bertatap muka silaturrhim saja. Seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah saw bahwa bersilaturrahim dapat menjadikan umur dan rezeki bertambah panjang.

Sowan murid kepada gurunya tidak hanya dilakukan oleh santri yang masih belajar di pesantren. Hal ini menjadikan bahwa hubungan kiai santri tidak pernah mengenal kata putus. Kiai tetap menjadi guru dan santri tetap menjadi murid. Mereka datang dengan harapan mendapatkan berkah dari kealiman seorang kiai . Karena barang siapa  bergaul dengan penjual minyak wangi, pasti akan tertular semerbaknya bau wangi.

Demikianlah tradisi sowan ini yang terus ditanamkan Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Aulia Cendekia kepada para santrinya, sebagaimana yang beliau sampaikan kepara para santri bahwa seorang kiai yang alim dan zuhud jauh lebih dekat kepada Allah swt dibandingkan manusia pada umumnya. Karena itulah para santri sangat mengharapkan do’a dari para kyai. Karena doa itu niilainya lebih dari segudang harta. Inilah yang oleh orang awam banyak diistilahkan dengan tabarrukan, mengharapkan berkah dari do’a kyai yang mustajab karena kezuhudannya, kewiraiannya dan kealimannya.